Guilin, 9-11 April 2011

17 11 2011

9 April 2011

Rute : Beijing–>Airport Guilin–>ke hotel naik mobil jemputan hotel–>ke Reed Flute Cave naik mobil hotel–>Ke Solitary Beauty Peak–>Guilin railway station–>ke hotel–>Makan di resto depan hotel–> hotel

Setelah sekitar 3 jam di pesawat, akhirnya kami tiba di bandara Guilin. Sesuai dengan kesepakatan dengan pihak hotel kami dijemput dibandara. Akhirnya saya melihat ada tulisan nama saya dipintu keluar. Wah lega rasanya ada yang jemput. Perempuan  kira2 umur 20 an deh.

Terrnyata yang dijemput bukan cuma kita, jadi harus tunggu 2 tamu lainnya. Sambil menunggu saya mampir ke Tourist Information, nanya2 soal city tour. Mereka punya paket tour bila kita berminat bisa hubungi lewat telepon dan mereka akan jemput kita dihotel. Akhirnya saya cuma beli peta kota Guilin, RMB 8.

Saya awalnya heran ngeliat  perempuan penjemput tampang nya cemberut aja ngeliat saya nanya2 tour ke Tourist Information. Belakangan saya baru tau bahwa dia adalah pihak tour dari hotel, jadi dia mau nawarin ke kami juga. Duuh nyebelin bener, baru ketemu udah dicemberutin. Harusnya dia kan bisa ngomong aja, ga usah pakai cemberut gitu.

Setelah peserta komplit, kami berangkat ke hotel. Kira2 1 jam sampai deh di hotel Grand 0773.  Setelah urus deposit akhirnya kami naik ke kamar. Resepsionisnya bisa berbahasa Inggris kok, walaupun ga fasih. Kamarnya enak, bersih ada Wifi lagi. Ga salah deh milih hotel ini.

Setelah naroh barang2, kita harus segera turun lagi, karena udah janjian sama supir hotel yang bawa kita dari bandara, dia mau antar kita jalan2, ke Reed flute Cave dan lainnya. Untungnya tuh supir baik, mau antar kita, asal ganti uang bensin aja. Ga kebayang kalo naik taxi deh.

Ternyata Reed Flute Cave itu deket dengan hotel. Tempat wisatanya deket2, dan kotanya kecil. Setelah membayar RMB 95, akhirnya kita masuk ke Cave yang terkenal ini.

Awalnya saya terkagum2 dengan warna-warni di Cave ini. Saya kira batu2 nya yang berwarna-warni. Ternyata setelah saya perhatikan yang membuat Cave ini menarik adalah efek cahaya lampu yang warna-warni. Oalaaaaaaahhhhhhh..

Cave ini besar kok, bentuk cavenya antik2. Ada yang bentuk snowman, bunga dll. Dan yang bikin kerennya ya penataan cahayanya yang bagus.

Setelah dari Cave ini, kami diantar ke Solitary Beauty Peak. Kata supir yang antar (perempuan dan keren lho) tempatnya bagus, bisa liat kota Guilin dari atas.

Ternyata ini adalah taman dan ada kuilnya. Kuilnya itu terletak diatas bukit. Kita jalan sendiri, ga nunggu tour guidenya, karena dia masih tunggu peserta lainnya. Jadi mohon dimaklumi kalo ceritanya ga lengkap. Harga tiket masuknya RMB 70. Setelah berjalan sampai belakang, akhirnya kita ketemu juga bukitnya. Tadinya ga mau naik, karena kaki masih pada sakit abis naik Great Wall.  Udah sebel banget liat tangga. Karena desakan yang lain, akhirnya naik juga.

Ampun deh, tuh tangga curam banget. Setelah bersusah payah, napas senin, rabu, jumat akhirnya sampai juga diatas. Yang tadinya kedinginan jadi keringetan deh. Dari atas ini, memang bisa terlihat kota Guilin, saya rasa kalo malem lebih bagus nih, karena ada lampu2nya dari kota Guilin. Diatas ada kuil kecil.

Yang menarik adalah ada tulisan yang menceritakan, pada tanggal 4 Des 1921, Presiden Sun Yat Sen berkunjung ke tempat ini pada malam hari, dan warga menggelar festival lentera.  Setelah bersusah payah, akhirnya beliau bisa tiba dipuncak kuil ini juga.  Dan setibanya diatas dia mengatakan “There is no distinction between difficult and easy things. If you try, difficult things will become easy, if you give up easy things will become difficult and etc………”  Tentunya dalam bahasa China sih dan ini terjemahannya.

Ga nyesel deh bela-belain naik, karena selain bisa ngeliat kota Guilin dari atas, saya juga jadi lebih termotivasi untuk menjalani kehidupan, yang terinspirasi dari kata2 Sun Yat Sen.

Setelah dari kuil ini kami diantar ke Stasiun kereta api Guilin, untuk beli tiket ke Guangzhou. Wah rame banget di stasiun. Layarnya gede dan bahasanya mandarin. Ada juga sih tulisan latinnya. Tapi nomor kereta dan jamnya aja. Jadi kalo mau beli tiket kereta api, browsing2 dulu deh, cari informasi dan catat nomor kereta yang mau dibeli.  Mau beli yang soft sleep abis, akhirnya kebagian yang hard seat RMB 116/org. Untuk supirnya dia sih cuma minta RMB 60, tapi akhirnya kita kasih RMB 85. Murah banget kan?? coba naik taxi, mungkin murah juga, tapi nyasar ga ditanggung deh, secara ngomongnya aja susah….hehehehe…

Balik kehotel, mandi dan istirahat. Menurut informasi makanan di resto depan hotel enak dan ga mahal. Bener sih, makan ber 4 cuma RMB 98. Padahal tempatnya elit dan masakannya enak. Apalagi nasinya. Kecil2 dan pulen. Gambar dibawah adalah menu kami 2 kali makan. Jadi jangan terkecoh yah…..

Setelah kenyang, kami balik ke hotel, dan menikmati kamar hotel yang bersih, enak dan udaranya yang dingiiiin banget. Sebelum tidur saya menyempatkan diri chatting sama my lovelly son and daughter di rumah.

10 April 2011

Rute : Hotel –>Mie Guilin depan hotel–> Elephant trunk hill–>Hotel–>Sungai Li–>Taman yang ada Wihara–>The Big Yan Tree Park–>Liat gunung batu bentuk bulan sabit–>Jasper Jewelery–>show Impression of Lu Sanjie–>Makan sate samping hotel–>Hotel

Bangun pagi, mandi secukupnya karena dingin banget, trus sarapan pagi. Mie Guilin didepan hotel. Wah saya tuh ke Guilin kepengen banget makan mie ini. Pernah makan mie ini di Guangzhou. Jadi termotivasi banget ke Guilin makan mie ini. Untung ga usah susah2 cari. Tinggal nyebrang aja.

Mie ini terkenal dengan toppingnya. Yang di Guilin ini lebih asyik. Toppingnya bisa ambil sendiri. Terdiri dari acar kacang panjang, semacam acar lobak, cabe rawit potong dan cabe olahan. Untuk dagingnya udah dikasihin sama pedagangnya. Kayanya daging babi sih. Jadi buat yang muslim jangan makan yah….. Berbeda dengan mie di china biasanya, mie ini kuahnya terpisah. Bisa diambil sendiri di tempat kuah. Karena saya pakai cabenya kebanyakan, jadi pedesnya minta ampun. Didepan tokonya ada semacam ayam kecap dan masakan kembang tahu. Mie dkknya murah banget makan ber 4 cuma RMB 16, kira2 Rp. 21.000 buat ber 4.

Setelah sarapan kami jalan2 ke Elephant Trunk Hill. Tempatnya dekat juga dari hotel. Cuma jalan 5 menit aja. Sayangnya tempat wisata ini belum buka, jadi cuma bisa ngintip2 aja.

Akhirnya kami kembali ke hotel dan bersiap2 untuk ikut tour ke Sungai Li dan Yangshuo serta tak ketinggalan nonton show Impression of Lu Sanjie di Yangshuo. Paket tour ini kami ambil dari hotel (sama perempuan yang jutek itu, tp karena kami ambil tour sama dia, jadi baik deh. Paket tour ini RMB 300 dan tambahan RMB 200 untuk nonton Impression of Lu Sanjie, sewa kekeran RMB 40/bh. Paket tour ini lebih murah karena menggunakan bahasa mandarin, kalau yang berbahasa Inggris lebih mahal lho.

Jam 8.30 kami dijemput dengan bis, karena peserta tour tersebar dibeberapa hotel maka kamipun diajak untuk menjemput seluruh peserta dulu. Setelah terkumpul berangkatlah kami ke dermaga sungai.  Namun sebelumnya kami makan siang dulu di restoran kecil di sebrang dermaga. Ada nasi putih, cah sayur, cah tahu, dadar telur dan tim ikan. Katanya sih ikan ini khas dari sungai Li.

Setelah selesai makan siang, kami pun dipersilahkan naik ke perahu untuk menyusuri sungai Li, ditemani tukang perahu. Pemandangan disungai ini sangat indah. Sungainya bersih, dikelilingi gunung batu dengan aneka bentuk menarik (Confucius, 5 jari dll) dan udaranya yang dingin membuat perjalanan 2 jam ini sangat menyenangkan. Kami berhenti 2 kali, yang pertama kami diberi kesempatan foto dipinggir sungai. Ada penjual ikan dan talas goreng. Harganya kalo ga salah RMB 10. Rasanya lumayan enak. Perhentian ke 2, ditempat yang lebih luas, dan lebih banyak penjual. Dan ada semacam tebak2an, siapa yang bisa melihat 9 kuda yang terpampang didinding gunung batu akan mendapat hadiah. Tersedia juga WC tapi harus bayar lho.

Perjalanan menyusuri sungai ini berakhir di Yangshuo. Disana kami sudah dijemput dengan mobil kecil dan diantar menuju bis besar kami. Dan kami pun diajak tour di Yangshuo. Yang saya ingat namanya The Big Yan Tree, berupa taman, kemudian ada taman lagi dan ada Wiharanya. Dan diajak ke toko perhiasan. Nah yang lucunya, di toko ini kami bertemu bossnya dan karena pada saat itu dia sedang merayakan ulang tahun perkawinan, kami semua di beri liontin giok yang katanya seharga RMB 600. Tau tuh bener ga kalo harga segitu. Disini pun kami beli 1 set kalung dan anting yang kalau disenter  dengan laser pointer batunya yang berwarna merah akan memantulkan cahaya seperti kristal seharga RMB 200. Itu pun setelah ditawar. Namun ternyata setelah dirumah kalung dan liontinnya dari warnanya silver jadi warna kehitaman, namun batunya sih masih warna merah. Boss nya ramah banget, sampe kita foto bareng tuh.

Karena ga semua peserta tour nonton pertunjukan Lu Sanjie akhirnya ditengah jalan kami ber 4 dipindahkan ke bis lain dan bergabung dengan peserta yang mau nonton juga.

Kami diantar kedalam dan diberi tiket. Dan Tour guidenya bilang setelah acara show selesai kami harus berkumpul kembali ditempat bis. Dan ga boleh terlambat. Bener2 harus mandiri deh. Akhirnya kamipun masuk dan mengikuti petunjuk lagi didalam. Sebelumnya kami beli Popcorn dan Mie Instant, karena memang kita ga dapat makan malam. Huhuhuhu…untung ada yang jualan. Sekalian kami juga beli VCD show tersebut. Wah kita dapat duduk ke 2 dari depan lho….. Pertunjukan pun dimulai setelah agak gelap. Kalo ga salah mereka ada 2 show, dan kita show pertama. Shownya kuareeeeennnnn banget. Katanya penarinya 1000 orang. Wah kalo ke Yangshuo jangan ketinggalah show ini nih…. Kombinasi penari, cahaya, musik dllnya keren banget. Setelah bubar kami buru2 ke bis, karena takut ketinggalah boooo, kalo ketinggalan ga bisa pulang. Sekitar jam 11 an kami tiba di Guilin, dan diantar ke perempatan dekat hotel. Karena masih lapar dan disamping hotel ada yang jual aneka macam sate. Hmmmm Yummmmyyyyy…apalagi dalam keadaan lapar dan dingin pula.

11 April 2011

Rute : Hotel–>Mie Guilin depan hotel–>hotel–>Perkampungan suku Yao–>Yi Jiang Yuan Scenic Site–>Longji terrace  –>makan didepan hotel–>hotel–>stasiun kereta api

Bangun pagi, mandi, sarapan mie Guilin lagiiiiiiii. Puas2in deh makan mie ini, karena nanti malam udah harus berangkat ke Guangzhou, mungkin ini mie guilin terakhir kami, pastinya kami bakal kangen banget sama mie ini nantinya. Karena setau saya di Jakarta ga ada yang jual.

Yang pertama kami diajak ke Yi Jiang Yuan Scenic Site, Taman peradaban suku asli masyarakat Guilin ini. Dan kamipun disuguhi tarian dan teh.  Dan kamipun bisa menyaksikan cara mereka menyanggul rambutnya menjadi bentuk yang khas. Menariknya lagi diarah keluar ada sederetan bambu dan disediakan semacam kayu, jadi kalau kita lewat bisa ambil kayu tersebut dan memukulkannya dideretan bambu itu. Dan terdengarlah suara yang cukup rame. Dan lucunya lagi di jembatan arah keluar kita dicegat oleh anak2 remaja, sebelum lewat kita harus menyanyikan sebuah lagu, baru lewat. Untung aja ada yang bisa. Akhirnya kita bisa lewat deh.

Kemudian kita diajak ke Longji terrace. Disini kami berganti bis yang akan mengantar kami ke pintu gerbang Longji terrace.  Tapi sebelumnya kami diajak mengunjungi perkampungan suku Yao. Diperkampungan ini kami diajak melihat-lihat kehidupan suku Yao. Rumahnya terbuat dari kayu, ciri dari suku ini kelihatan dari  sanggul rambutnya yang unik. Kalau perempuan yang belum menikah terlihat dari rambutnya yang diberi penutup. Beruntung kita bisa motret perempuan cantik yang belum menikah ini. Jalan menuju perkampungan ini harus melewati jembatan goyang. Ngeri tapi seruuuuuu…..

Setelah itu barulah kami diantar ke Longji Terrace. Udaranya masih dingin dan bersih. Enak banget…… Untuk melihat pemandangan sawah yang indah kami harus berjalan naik cukup jauuuuuhhhh. Diperjalanan kami melihat souvenir yang lucu dan unik dan ada juga yang menjual cabe Guilin. Dan lucunya lagi, anak2 gadis akan menarik pengunjung pria, untuk berfoto bersama mereka, tentunya harus bayar, dan caranya maksa banget, sambil dirayu2 gitu. Akhirnya semua pria jalannya harus mepet sama temen perempuan atau istrinya supaya ga ditarik. Dan kalo ga kuat jalan, bisa ditandu. Tapi saya ga tau tarifnya sih.

Sampai di atas kami makan siang, di resto yang menyediakan makanan khas daerah mereka, yaitu nasi ayam yang dimasukan ke bambu dan dibakar.  Tapi bayar sendiri lhooooo…… Makanannya lumayan enak dan unik. Kita makan ber 4 dengan menu yg ada difoto seharga RMB 280. Nasi nya kaya ketan gitu deh.

Setiba dipuncak kami bisa melihat pemandangan dari atas, terlihat hamparan sawah. Sayangnya saat kita pergi mereka sudah memanen padinya. Jadi ga sesuai dengan gambar2 yang sudah kami liat. Akhirnya saya beli postcardnya aja deh. Hehehehe lumayan lah…. Di puncak ini juga banyak yang berjualan dan ada kehidupan suku Yao. Setelah mendekati waktu yang diberikan oleh tour leader, akhirnya kami turun ketempat parkir bis.

Setelah tour selesai kami diantar ke hotel lagi, dan bersiap2 ke stasiun kereta api menuju Guangzhou dengan kelas Hard seat seharga RMB 116. Duh dikereta ini benar2 sengsara duduknya. Kursinya benar2 hardseat, ga bisa ditidurin. Awalnya sih bangkunya ga terlalu penuh, pas ditengah jalan sekitar jam 2 pagi, naiklah penumpang lainnya. Perjalanan kereta ini makan waktu kira2 11 jam deh.  Ada yang lucu dikereta ini, sama seperti di Beijing di kereta ini saya juga liat celana anak kecil yang modelnya sama, yaitu bagian bawahnya ga dijahit, jadi kalo mau pipis or pub gampang. Ada2 aja yah idenya.

Oh ya menurut saya hotel grand 0773 ini recommended banget buat yang mau jalan2 ke Guilin, selain harganya bersahabat, tempatnya bersih dan didepan hotel ada yang jual mie Guilin dan resto yang enak dan murmer. Saya booking melalui http://www.booking.com kok.  Pengen rasanya balik ke Guilin hanya untuk menikmati mie Guilinnya hehehehe


Aksi

Information

One response

19 04 2013
Ivone

Bolehkan saya tahu contact number atau email untuk lokal guide di guilin? Tolong reply ke email saya di ivone_fang@yahoo.com. Terimakasih sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: